Posts Tagged ‘hrd2008’

Masih dalam rangka Asia HRD Congress 2008, tadi siang saya berkesempatan ketemu dengan sosok yang pernah menjadi CEO handal di Indonesia, yaitu Pak Robby Djohan. Beliau yang membesarkan Bank Niaga dari bank kecil menjadi besar, lalu “menyelamatkan” Garuda Indonesia dari kebankrutan, serta arsitek mega merger Bank Mandiri sehingga tidak hanya terselamatkan dari krisis, melainkan juga berkembang menjadi besar.
Satu hal yang saya kagum sama beliau adalah, di masa pensiunnya, beliau lebih banyak melakukan proses pencerdasan anak bangsa, terutama di bidang manajemen dan bisnis. Di samping aktif menulis buku, beliau juga mengajar di kelas pascasarjana manajemen di Universitas Indonesia. Read the rest of this entry »

Pentingkah mengukur ROI (return on investment) untuk evaluasi pengembangan SDM seperti pendidikan dan training ? Pendapat yang agak mengejutkan saya keluar dari Jim Kirkpatrick sewaktu dia menjadi salah satu pembicara pada Asia HRD Congress 2008 tadi siang. Well, baru kali ini saya lihat orangnya langsung bicara, biasanya hanya baca bukunya.
Jim Kirkpatrick adalah anak dari Don Kirkpatrick, orang yang pertama kali mengembangkan konsep evaluasi training yang dikenal dengan 4-level training evaluation. Level 1 adalah reaksi dari peserta (reaction), level 2 adalah terjadinya proses pembelajaran (learning), level 3 adalah berubahnya perilaku dan menerapkan ilmu baru di tempat kerja (behavior), serta level 4 adalah terjadinya perbaikan di dalam bisnis perusahaan (result).
Jim Kirkpatrick mengatakan bahwa yang terpenting bukanlah ROI atau return on investment untuk training, atau ada juga yang menyebutnya ROTI (return on training investment), melainkan ROE atau return on EXPECTATION. Expectation siapa ? Tentu saja para pengguna jasa manajemen SDM di dalam perusahaan, yaitu unit lainnya atau business leaders. Jadi, menurut Jim, yang perlu diketahui pertama kali adalah apakah harapan atau ekspektasi pimpinan unit lain (business leaders) terhadap pengembangan SDM. Read the rest of this entry »

Seharian tadi saya mengikuti pre-conference workshop dalam rangka Asia HRD Congress 2008 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta. Ada 9 seri topik workshop yang ditawarkan, dan saya memilih topik “cultural dynamics in cross cultural team” yang dibawakan oleh Jitske Kramer dari Human Dimension - Netherlands. Biasanya kalau workshop, saya sering berada di depan kelas sebagai fasilitator, tapi kali ini, saya sebagai peserta
Latar belakang Jitske adalah antropologi budaya, sehingga terlihat dalam kerangka berpikir yang dia tawarkan, pendekatan antropologi budaya cukup dominan, walaupun Jitske mencoba untuk membawanya ke ranah manajemen dan organisasi. Jitske sendiri mengakui hal ini, dan untuk itulah dia berkolaborasi dengan Margreeth Kloppenburg, teman dia yang ahli di bidang team management, sehingga menghasilkan suatu pendekatan cultural dynamics untuk team. Read the rest of this entry »


