Opini saya sebagai hasil wawancara oleh Majalah SWA mengenai upaya Blue Bird Taxi dalam menghadapi ketatnya persaingan bisnis taxi di Jakarta, tulisan lengkap dapat dibaca di sini.

Oleh : Firdanianty dan Herning Banirestu

Menanggapi kasus Blue Bird, pengamat manajemen strategis Riri Satria berpendapat, dilema yang dialami perusahaan taksi ini mirip dengan yang terjadi di bisnis penerbangan. Walaupun terjadi perang tarif gila-gilaan, masih banyak pengguna Garuda Indonesia. Menurutnya, jika kompetisi sudah meningkat intensitasnya, perusahaan akan melakukan pembedaan diri atau diferensiasi secara signifikan terhadap para pesaing. Pembedaan diri ini bisa dalam bentuk penawaran harga murah, atau diferensiasi nonharga, seperti kualitas, layanan, kecepatan, fleksibilitas, dan sebagainya. Di samping itu, perusahaan juga bisa memilih strategi untuk pasar yang lebih fokus (niche market).

Riri melihat, sejauh ini Blue Bird telah melakukan diferensiasi di kualitas layanan dengan intensitas kompetisi yang semakin tinggi. “Menurut saya, Blue Bird tidak perlu ikut-ikutan menurunkan tarif. Karena ada segmen pasar tertentu yang memang butuh taksi yang nyaman, kualitas layanannya bagus, sopirnya tidak bau keringat, AC-nya dijamin dingin alias tidak pernah ngadat, dan nggak bakalan diturunin di jalan,” paparnya. Riri berpendapat segmen ini masih besar jumlahnya, tapi mungkin tidak sebanyak dulu lagi karena daya beli masyarakat menurun.

Selama ini, lanjutnya, orang mengenal Blue Bird memang bukan karena tarifnya yang murah, melainkan karena nyaman, aman, berkualitas, dan lain-lain. “Positioning inilah yang harus tetap dijaga Blue Bird,” tandas Riri. Sebagaimana dilakukan Garuda Indonesia yang ramah terhadap anak-anak, lanjut Riri, Blue Bird juga bisa melakukan hal serupa. Misalnya, memberi boneka atau mainan taksi kecil untuk anak-anak. “Sederhana saja, tidak usah yang mahal harganya,” kata Riri seraya menambahkan, gebrakan itu, diyakininya, akan mendorong anak-anak untuk mendesak orang tuanya memilih Blue Bird ketimbang taksi lain.