Dec 04
Saat menulis posting ini saya sedang berada di Bandara Sultan M. Badaruddin II di Palembang menunggu boarding ke Jakarta dengan GA-123 yang delay selama 2 jam, dan rencana akan diberangkatkan pukul 20.40 nanti …
Selama 3 hari ini saya berada di Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, dalam rangka penugasan penyusunan perencanaan stratejik organisasi dan blue print untuk teknologi informasi untuk Politeknik Sekayu. Menurut visi pendiri Politeknik Sekayu ini sangat unik dan istimewa, sekolah ini akan menjadi politeknik bertaraf internasional, dan akan menjadi ikon Sekayu, dan yang paling hebat, sekolah di politeknik ini gratis, semua mahasiswa diasramakan, dam semuanya gratis !

Baca selengkapnya … »
Dec 02
Saya sudah beberapa kali mencoba koneksi internet di terminal 2F bandara internasional Soekarno Hatta, dan menurut saya koneksinya sangat bagus, (juga di terminal 1B, sangat bagus). Jika Anda menggunakan executive class Garuda, maka anda dapat menggunakan fasilitas koneksi internet di executive lounge Garuda dengan gratis tentunya. Sering kali koneksi ini bocor sampai ke ruang publik di sekitar sana. Jadi, kalau berani malu .. he he he … bisa saja duduk di dekat pintu lounge sambil buka laptop, dijamin dapat koneksi internet. Bahkan koneksi ini juga sering bocor sampai ke executive lounge BNI-Mandiri di sebelah lounge Garuda.
Jika anda punya afiliasi dengan Indosat, maka anda tentu bisa memanfaatkan executive lounge Indosat di sini, dan koneksi internetnya sekaligus. Tetapi, terakhir saya mencobanya, untuk koneksi ini kita harus membayar. Kenapa tidak dikasih akses gratis saja ya ?
Nah, yang paling enak, murah meriah, eh maksudnya gratis meriah, ya di food court terminal 2F. Ada akses internet wi-fi gratis ! Iya, gratis … hanya saja untuk akses itu anda harus punya password-nya. Bagaimana cara mendapatkan password ? Rupaya dikasih tahu lisan saja oleh penjaga counter makanan di sana. Just for your information, nama koneksi wi-fi di food court adalah 3Com, dan password : 0808080808
Selamat berinternet ria …
Dec 02
Tulisan saya ini pernah dimuat dalam Majalah Manajemen pada tahun 2003 (lima tahun yang lalu). Tulisan ini saya upload ke blog ini sewaktu menunggu boarding pesawat Garuda ke Palembang di executive lounge terminal 2F Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Apakah Anda sudah menonton film Windtalkers yang dibintangi oleh Nicholas Cage ? Film ini mengisahkan penyerbuan tentara Amerika ke pulau Saipan di Samudera Pasifik dalam perang dunia kedua. Pertempuran Saipan ini terjadi bulan Juni – Juli 1944.
Apakah yang istimewa dalam film tersebut ? Dikisahkan bahwa dalam beberapa pertempuran di Samudera Pasifik menjelang kekalahan Jepang, tentara Amerika sering mendapatkan kekalahan karena kode rahasia mereka terbongkar oleh tentara Jepang. Komunikasi antar tentara Amerika sering dapat diketahui oleh Jepang (maklum, kan bahasa Inggris sudah umum saat itu sebagai bahasa internasional), sehingga mereka mampu mengantisipasi serangan tentara Amerika lebih dini.
Kemudian korps marinir Amerika merekrut suku Indian Navajo untuk menjadi tentara komunikasi. Sejak saat itu, komunikasi antar pasukan marinir Amerika menggunakan kode bahasa suku Indian Navajo, sehingga sama sekali tidak dimengerti oleh tentara Jepang. Pasukan marinir Amerika dengan mudah dapat berkomunikasi sesama mereka tanpa takut dipecahkan kodenya oleh tentara Jepang, dan ini sangat membantu mereka dalam peperangan. Baca selengkapnya … »
Nov 19
Tadi sore, walaupun sedikit masih dalam keadaan kurang fit karena kemarennya agak flu dan demam, saya terlibat dalam suatu diskusi menarik mengenai 3-G mobile video blogging bertempat di kantor Mantenboshi. Intinya adalah, Mantenboshi, yang berisikan sekumpulan anak-anak muda kreatif berhasil mengembangkan teknologi untuk mobile video blogging berbasis 3-G. Selain mobile video blogging, mereka juga mengembangkan beberapa aplikasi lainnya, yang semuanya berbasis teknologi 3-G. Walapun mereka basisnya di Jepang, tapi orang Indonesia lho …
Di dalam ruangan diskusi ada Enda, Dewo, Prass, dan saya. Sedangkan dari Mantenboshi selaku tuan rumah ada Christian, Arnold, serta Gerry. Sementara itu, 2 orang teman lainnya, yaitu Budiputra dan Ndoro Kakung Wicaksono berhalangan hadir, mungkin ada keperluan mendadak, walaupun sempat kontak-kontakan sebelumnya … Oh ya, sesuai komentar Dewo di bawah, foto dapat dilihat di sini … dan rupanya ada juga cuplikan video di sini …
Arnold selaku chief technology officer di Mantesboshi mendemokan bagaimana mobile video blogging yang mereka kembangkan bekerja. Intinya adalah, dengan menggunakan handset 3-G kita bisa merekam video dan langsung send, maka video tersebut langsung di-posting di blog kita, entah pake blogspot, wordpress, atau apapun.
Nah, habis itu, diskusi pun dilanjutkan. Baca selengkapnya … »