Archive for the ‘Saya @ media’ Category

Kompilasi yang saya susun dari berbagai opini yang muncul di majalah SWA, tentang pengelolaan SDM sebagai isu strategis di jantung perusahaan (klik di sini). Ada komentar saya juga … hehehe …

Apakah isu strategis yang dihadapi manajemen SDM saat ini? Inilah ringkasan opini :
- menempatkan SDM sebagai mitra strategis, bukan administrasi,
- kaderisasi pemimpin organisasi, membentuk jiwa kepemimpinan,
- meningkatkan kesesuaian kompetensi dengan tugas,
- membangun budaya perusahaan yang handal supaya kompetitif,
- menjaga produktivitas dan efisiensi,
- mengarahkan dan menjaga mind-set karyawan,
- memgembangkan dan mempertahankan corporate creativity,
- mempertahankan para talenta dengan performa tinggi.

“Secara praktis, saya sebut saja agenda besar praktisi SDM saat ini adalah menempatkan departemen SDM sebagai mitra strategis dalam organisasi, bukan administration role semata,” kata Riri Satria, pengamat SDM .. Jika SDM-nya memble, maka akan menjadi cost centre yang besar tapi tidak memberi kontribusi besar,” tukas Riri Satria.

… mengelola para talenta memang menjadi isu strategis yang tetap mengemuka di kalangan sejumlah pengelola HR. Bagi FX Sri Martono, Vice President, Chief Corporate Organization & Human Capital Development PT Astra International Tbk., kaderisasi pemimpin bahkan menempati posisi teratas ketika ditanya isu strategis apa yang dihadapi pengelola HR. “Kebutuhan pemimpin bisa muncul kapan saja, dan bisnis tidak bisa menunggu. Maka, isu ini menjadi krusial karena memang tidak bisa dilakukan mendadak atau sebagai sambilan,” katanya. Dua isu utama lainnya, menurutnya adalah kesesuaian kompetensi dengan tuntutan tugas, dan budaya perusahaan.

Read the rest of this entry »

Kumpulan opini yang saya kutip dari Majalah SWA 28 Mei 2009 (termasuk IMHO / in my humble opinion) … So, bagaimana tipsnya ? Inilah ringkasannya :

- Kemampuan kepemimpinan yang baik (great leadership).
- Personal branding yang baik (great personal branding).
- Kinerja yang baik dan bernilai lebih (great performance record).
- Terus-menerus mengembangkan kompetensi (learning new things).
- Menarik pelajaran dari kegiatan keseharian (learning from daily life).
- Selalu belajar dari orang-orang sukses (learning from others).
- Selalu up-to-date dengan kondisi bisnis yang ditekuni (up-to date).
- Selalu menjadi yang terbaik, lakukan yang terbaik (always do the best).

Pengakuan akan datang dengan sendirinya sebagai buah dari kerja keras dan komitmen baik Anda sebagai profesional. Ke depan, dengan situasi bisnis yang makin kompleks, apalagi gelombang krisis global belum surut, tentu profesional makin dituntut untuk mampu memoles diri. Tak hanya wawasan, menurut Riri Satria, diperlukan pula kemampuan kepemimpinan dan tak kalah penting personal branding. “Supaya terus menjadi incaran head-hunter,” ucap Direktur Consulting People Performance Consulting Indonesia ini. 

“Seorang profesional harus bisa menjaga kinerja serta rekam jejaknya dengan baik, berkontribusi terhadap perkembangan perusahaan, memiliki nilai lebih dibanding profesional lain di bidangnya dan mampu membangun relasi sehingga banyak orang yang merekomendasikan mereka kepada head-hunter,” papar pengamat manajemen SDM, Arina Sary.

Read the rest of this entry »

Komentar saya di majalah SWA 09/XXV/ 30 April - 13 Mei 2009, halaman 76 - 80, tentang kisah Bambang Soeryanto membenai Indonesia Ferry (d/h ASDP). Lihat tulisan lengkapnya di sini. Terima kasih untuk Mbak Tutut Handayani dari SWA …

Bagi Riri Satria, kunci sukses perusahaan tidak terletak pada strategi yang hebat, melainkan eksekusi yang tepat. Artinya, strategi yang sederhana, tapi sangat serius dalam eksekusi dan pengendaliannya. “Inilah masalah umum yang terjadi di banyak perusahaan,” papar pengamat manajemen SDM dari PPC Indonesia Consulting itu.

Best practice dalam manajemen strategis juga demikian. Bahkan Kaplan dan Norton, perancang konsep Balanced Scorecard, dalam bukunya Execution Premium yang terbit tahun 2008 menegaskan bahwa yang terpenting adalah “eksekusi strategi”. Berbagai perusahaan kelas dunia yang sukses memberikan perhatian khusus pada eksekusi strategi ini.

“Saya melihat gaya Bambang Soerjanto sejalan dengan prinsip eksekusi strategi itu. Lihat saja, bagaimana dia menyamar menjadi sopir truk untuk melihat kondisi riil di lapangan. Ini menunjukkan bahwa beliau sudah punya paradigma, bahwa yang perlu diberi perhatian adalah eksekusi,” kata Riri. Hebatnya, dia melanjutkan, Bambang juga telah membentuk kelompok change of agent yang bertugas mendukungnya sebagai akselerator perubahan. Read the rest of this entry »


March 2010
M T W T F S S
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
My Twitter Update
FIND ME ON :