Dec 27
Ini dia film yang ditunggu bulan Juni 2009 nanti … GUNDALA ! … mudah-mudahan tidak mengecewakan … mudah-mudahan bisa seheboh SpiderMan, SuperMan, Batman, X-Men, etc …
Dulu waktu kecil, saya penggemar berat komik Gundala … dulu juga pernah ada sekali film layar lebar Gundala sewaktu saya SD, sekitar awal tahun 1980-an. Tetapi kok kayaknya waktu itu filmnya nggak seru …
An ancient artifact, a powerful ring that grants ultimate power to its bearer, is the source of conflict that has been going on for hundred years. Sancaka, a young archaeolog is pulled into the center of the conflict and ultimately becoming it’s bearer. He transforms into Gundala, The Son of Lightning, the only one standing in the way of Gazul, the shadowy figure who wants the artifact for his evil purpose. Will Gundala be able to stop Gazul’s nefarious plan? The answer is coming up next year, June 2009. (Wikipedia).
Ada ulasannya di blog ini, please take a look … Baca selengkapnya … »
Nov 16
I heard the sound of voices in the night
Spellbound there was someone calling
I looked around no one was in sight
Pulled down I just kept on falling
I’ve seen this place before
You were standing by my side
I’ve seen your face before tonight
Maybe I just see what I want it to be
I know its a mystery
Do you remember me ? … on a street of dreams
Running through my memory … on the street of dreams
You are on every face I see … on the street of dreams
Baca selengkapnya … »
Oct 05
Akhirnya kesampaian juga nonton film Laskar Pelangi. Disamping saya sendiri dan isteri memang ingin menonton film ini, anak-anak juga mendesak ingin nonton. Keinginan saya itu lebih karena rasa penasaran, karena saya sudah membaca trilogi novel Andrea Hirata, yaitu Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan Endensor. Jadi seperti apa ya cerita di novel Laskar Pelangi jadinya di layar lebar ?
Kemarin habis keliling bersilaturahmi ke beberapa keluarga, tentu saja masih dalam suasana Idul Fitri, sekitar jam 4 sore saya dan keluarga merapat di Bekasi Trade Center dan langsung menuju Cinema XXI untuk nonton Laskar Pelangi. Apa boleh buat, semua tiket petunjukan sore sudah habis, dan yang tersisa hanya untuk jam 21.30 malam. Begitu juga di Bekasi Times Square, hanya tersisa yang jam 22.00 malam. Ya sudah, itu bukan jam anak-anak menonton, dan dengan perasaan kecewa kami pulang ke rumah.
Tadi siang, terpaksa mengubah strategi. Jam 14.00 siang saya sudah ngantre tiket Laskar Pelangi di Cilandak 21 Cilandak Town Square alias Citos, dan kebagian petunjukan jam 19.40 malam. Edan ! Setelah dapat tiket, kami pun keliling untuk melanjutkan silaturahmi keluarga. Jam 17.30 sore, kami kembali ke Citos.
Baca selengkapnya … »
Sep 03
Sebuah film yang saya tunggu-tunggu. Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang menjadi sumber cerita film ini memang luar biasa. Sekarang tinggal nunggu filmnya ditayangkan di bioskop. Cerita mengenai film ini bisa dilihat di website-nya di sini.
Saya sangat berharap film ini tidak mengecewakan, karena hampir semua peminatnya sudah membaca novel Laskar Pelangi. Harusnya sih tidak, karena digarap oleh sineas papan atas yang masih idealis, Riri Riza dan Mira Lesmana.
Saya menempatkan film ini sejajar dengan Denias : Senandung di Atas Awan yang disutradarai oleh teman saya semasa SMA di Padang dulu, John De Rantau. Kisahnya hampir sama, yaitu perjuangan anak negeri untuk belajar dan mendapatkan pendidikan. Jika Laskar Pelangi berkisah di Pulau Belitung, maka Denias berkisah di tanah Papua.
Laskar Pelangi dan Denias adalah dua kisah nyata. Kisah seperti ini akan selalu menggugah kita … masih banyak pe-er pendidikan di negara ini …