CATATAN SEPUTAR TESIS MAHASISWA

6 komentar »

Ini adalah sedikit catatan saya mengenai tesis mahasiswa S2 yang merupakan hasil pengalaman selama menjadi pembimbing dan penguji tesis mahasiswa S2 di program Magister Manajemen Sekolah Tinggi Manajemen PPM (2002 - 2004), serta Magister Teknologi Informasi UI, (2006 - sekarang).

Dalam filsafat, terdapat 4 komponen dasar untuk pengembangan ilmu pengetahuan, yaitu logika, bahasa, matematika, dan statistika (lihat posting saya di sini). Penelitian ilmiah tentu membutuhkan semua komponen tersebut. Hanya saja, untuk penelitian yang kualitatif, tentu 2 aspek terakhir, matematika dan statistika, penggunaannya sangat minimum (tetapi bukan berarti tidak ada lho, misalnya setidaknya statistik deskriptif).

Keempat komponen di atas tentu perlu ditambah dengan penguasaan berbagai teori yang relevan dalam domain ilmu pengetahuan tersebut. Penguasaan ini diperoleh dari studi literatur yang relevan, serta melakukan sintesis atas berbagai teori atau hasil penelitian yang ada. Lagi-lagi, ini membutuhkan kemampuan logika yang baik.

Matematika dan statistika lebih banyak dipergunakan untuk alat analisis. Berbagai fenomena yang tersaji dalam bentuk data dapat dianalisis dengan kedua alat tersebut.

Sedangkan logika berperan setidaknya dalam 3 hal, yaitu (1) menyusun desain penelitian (pola pikir) serta metodologi penelitian (alur pikir), (2) sebagai alat analisis juga, terutama untuk riset yang sangat kualitatif melalui argumen-argumen fakta, lalu (3) menarik kesimpulan dari pengolahan data yang tersaji, baik secara induktif maupun deduktif (lihat posting Prof Sjafri di sini serta di sini) .

Lalu bahasa lebih banyak dipergunakan untuk mengkomunikasikan penelitian ilmiah tersebut kepada publik agar bisa dipahami dengan baik. Baca selengkapnya … »

PENELITIAN ASPEK BUDAYA PADA SISTEM INFORMASI

Tidak ada komentar »
Kali ini tulisannya agak ilmiah sedikit, karena memang dimaksudkan untuk dimuat di sebuah jurnal penelitian. Tulisan ini masih versi draft-nya.

ABSTRAK

Tulisan ini diinspirasi oleh keyakinan tentang adanya krisis dalam disiplin ilmu sistem informasi (SI). Pendapat ini muncul karena penelitian mengenai signifikansi peranan SI terhadap keberhasilan menjalankan bisnis atau organisasi sangat sedikit. Padahal SI dianggap sebagai salah satu komponen penunjang keberhasilan dalam menjalankan bisnis atau organisasi. Ini menyebabkan muncul keyakinan terjadinya krisis keilmuan tersebut, [1], [6], [15].

Penulis menelusuri berbagai hasil penelitian untuk tesis yang dilakukan oleh para mahasiswa Program Magister Teknologi Informasi Universitas Indonesia mengenai SI, dan hasilnya menunjukkan penelitian yang dominan adalah topik aspek manajemen pada SI, serta tentu saja aspek teknis SI itu sendiri. Padahal ada satu aspek yang tidak bisa diabaikan, yaitu aspek budaya pada SI, karena keberhasilan implementasi SI juga ditentukan oleh aspek budaya.

Kemudian penulis menelusuri berbagai penelitian aspek budaya pada SI yang dimuat pada Jurnal MIS Quarterly (ada 15 penelitian). Penulis menyimpulkan bahwa terdapat 4 kategori penelitian aspek budaya pada SI, yaitu (1) budaya sebagai input untuk desain dan rencana implementasi, (2) budaya sebagai komponen penentu proses (process) desain dan rencana implementasi, (3) budaya sebagai dampak (outcomes) dari implementasi SI, serta (4) budaya sebagai akselerator (accelerator) untuk pemanfaatan SI secara optimal pasca implementasi.
Baca selengkapnya … »

KULIAH CASE STUDY RESEARCH DI MTI-UI

4 komentar »

Melanjutkan kuliah Metodologi Riset di program Magister Teknologi Informasi - Fakultas Ilmu Komputer - Univ. Indonesia, di mana pertemuan minggu yang lalu saya membahas Policy / Action Research, dan pada pertemuan kali ini, saya membahas mengenai Case Study Research.

Case study research intinya adalah riset yang dilakukan dalam suatu ruang lingkup spesifik, terbatas, dan hasilnya tidak berlaku universal, melainkan hanya valid untuk lingkup yang terbatas itu. Nilai lebih dari case study research terletak pada kedalaman analisis, sehingga perlu banyak data untuk dianalisis, dan data pun diperoleh dari berbagai sumber dengan berbagai cara, baik wawancara, focus group discussions, kueasioner, studi dokumen, dan sebagainya.

Case study should be defined as a research strategy, an empirical inquiry that investigates a phenomenon within its real-life context. Case study research means single and multiple case studies, can include quantitative evidence, relies on multiple sources of evidence and benefits from the prior development of theoretical propositions. Baca selengkapnya … »

KULIAH POLICY / ACTION RESEARCH DI MTI-UI

6 komentar »

Tadi saya mengisi kuliah Metodologi Penelitian pada program Magister Teknologi Informasi Universitas Indonesia, khusus mengenai policy research atau dikenal juga dengan istilah action research. Policy research ini adalah suatu metode riset yang sering dipergunakan oleh kalangan praktisi, karena tujuannya adalah untuk merumuskan sesuatu berkaitan dengan kebijakan organisasi untuk masa depan. Sering juga disebut action research karena hasil riset ini biasanya akan ditindaklanjuti menjadi suatu aksi nyata di dalam organisasi.

Dari (Wikipedia) :

Action research is a reflective process of progressive problem solving led by individuals working with others in teams to improve the way they address issues and solve problems …

Action research is an interactive inquiry process that balances problem solving actions implemented in a collaborative context with data-driven collaborative analysis or research to understand underlying causes enabling future predictions about personal and organizational change …
Baca selengkapnya … »

Tulisan sebelumnya »