Archive for the ‘Pemasaran’ Category

Teori Igor Ansoff mengenai pemasaran agresif dapat dilihat dari dua variabel, yaitu (1) pasar, dan (2) produk, yang dikenal dengan teori matriks pertumbuhan pasar dan produk (market - product growth matrix). Kedua variabel tersebut terdiri dari dua kondisi, yaitu baru (new) atau yang sudah ada (present). Dengan demikian kita akan mengenal empat kondisi, yaitu (1) strategi pemasaran di pasar yang ada dengan produk yang ada, atau dengan kata lain mempertahankan wilayah dan produk yang ada, disebut dengan istilah penetrasi pasar (market penetration). (2) Strategi pemasaran di pasar yang ada tetapi dengan meluncurkan produk yang baru, disebut dengan istilah pengembangan produk (product development). (3) Strategi pemasaran untuk produk yang sudah ada, tetapi merambah ke pasar yang baru, disebut pengembangan pasar (market development). Terakhir (4) adalah strategi pemasaran untuk produk yang baru dan juga dilempar ke pasar yang baru, disebut dengan istilah diversifikasi.

Nah, saya agak surprise begitu melihat kopi minuman dalam kemasan botol yang diproduksi oleh Starbucks yang dijual di supermarket beberapa hari yang lalu. Wah, ini adalah suatu bentuk penetrasi pasar atau market penetration yang dilakukan oleh Starbucks. Jelas ini adalah produk baru Starbucks. Siapa yang menjadi pasar sasaran ? Menurut saya, tentu para konsumen Starbucks yang sudah biasa nongkrong di cafe Starbucks (terlihat dari harga satu botol kopi yang lebih dari Rp. 30 ribu!). Tapi sekarang, mereka bisa membawa kenikmatan kopi khas Starbucs ke rumah atau tempat kerja, atau ke manapun mereka pergi … Ini adalah sebuah penetrasi pasar ala Starbucks.

Tulisan saya ini pernah dimuat dalam rubrik manajemen Tabloid Outlet pada bulan Juli 2008 ini. Tulisan ini saya upload ke blog ini sewaktu menunggu boarding pesawat Garuda ke Palembang di executive lounge terminal 2F Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Kalau saya lagi pulang kampung ke Padang di Sumatera Barat, saya pasti menyempatkan diri pergi makan ke sebuah restoran sate di kota Padang Panjang, sekitar 50 km ke arah utara dari kota Padang. Nama restoran itu adalah Sate Mak Syukur, dan saya sudah menjadi pelanggan sate ini sejak saya masih duduk di bangku sekolah dasar dulunya.Apa yang menarik dari restoran sate Mak Syukur ini ? Kalau diperhatikan, di sana ada tulisan, “kalau Anda puas, beritahu teman, kalau Anda kecewa, beritahu kami”. Restoran sate ini menjadi semakin terkenal karena ini adalah tempat makan berbagai pejabat tinggi negara yang berkunjung ke Sumatera Barat, dan bahkan Presiden SBY pun pernah makan siang di sini. Restoran sate ini pun menjadi buah bibir di masyarakat. Sekarang kalau ditanya di Sumatera Barat, kalau mau makan sate yang enak ke mana ? Jawabannya, pasti Sate Mak Syukur.

Nah, jika ditinjau dari sisi strategi pemasaran modern, inilah yang disebut dengan istilah buzz marketing, atau pemasaran dari mulut ke mulut. Secara sengaja, pihak pengelola sate Mak Syukur memang ingin menerapkan strategi pemasaran dari mulut ke mulut melalui slogan “kalau Anda puas, beritahu teman, kalau Anda kecewa, beritahu kami”. Bahkan hampir sebagian besar restoran di Sumatera Barat menuliskan pesan itu. Tetapi reputasi sate Mak Syukur tetap menduduki tempat teratas karena di sana sering didatangi para pejabat tinggi negara, bahkan foto-foto mereka pun dipajang di sana. Read the rest of this entry »

Igor Ansoff, seorang pakar manajemen stratejik pernah mengungkapkan teori mengenai perusahaan yang agresif, dan agresifitas itu tercermin dalam 2 (dua) demensi, yaitu pasar dan produk, yang dikenal dengan istilah product and market matrix. Intinya adalah, jika perusahaan ingin melakukan ekspansi secara agresif, maka dia bisa melakukan hal itu melalui dua instrumen, yaitu pengembangan pasar atau pengembangan produk, atau keduanya sekaligus !

Tetapi tentu anda akan bertanya, salahkah jika melakukan ekspansi pasar secara agresif ? tentu saja tidak. Selama Anda punya kemampuan untuk itu, silakan saja. Apalagi jika Anda melakukan ekspansi pasar ke wilayah yang belum ada pemainnya, tentu ini akan sangat bagus, karena Anda akan menjadi fist-mover atau pemain pertama di wilayah tersebut dengan segala keuntungannya. Keuntungan tersebut antara lain, merek Anda akan dikenal terlebih dahulu, terbuka peluang untuk menguasai pasar, dan sebagainya.

Tetapi, jika membahas masalah pasar, kita akan berbicara mengenai 3 bentuk pasar, yaitu (1) pasar bebas (free market), (2) pasar diatur (regulated market atau controlled market), serta (3) pasar semi-bebas (yang saya terjemahkan dari institutional market atau mixed economy).

Read the rest of this entry »


March 2010
M T W T F S S
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
My Twitter Update
FIND ME ON :