Siang ini saya agak kaget juga melihat sertifikat kelulusan kelas awal (pra-dasar) kursus drum anak saya, Raihan. Kaget karena di sana tertulis, “passed with first class honors“. Wuih, hebat ! Buat saya, Raihan sudah membuktikan sesuatu bahwa, he has something … Sebagai orang tua, pasti saya merasa bangga … that’s my boy !
Ingatan saya kembali kepada awal dia kursus drum tahun yang lalu. Dia kursus di Cantata Music School di Kota Wisata Cibubur / Cileungsi, dan di tempat yang sama pula adiknya, Nadya, ikut kursus balet. Saya pikir, tadinya Raihan hanya ikut-ikutan, dan pertanyaan besar muncul di benak saya, “Apakah dia benar-benar pengen kursus drum ini, atau hanya sekedar coba-coba atau ikut-ikutan saja?”. Ya sudahlah, saat itu saya biarkan saja dia kursus dulu, nanti sambil jalan dipantau, apakah dia benar-benar serius atau tidak. Namanya juga masih anak-anak. Lha, orang dewasa saja kadang-kadang masih coba-coba kok, apalagi anak-anak … Read More…
Posted in
Keluarga saya at August 9th, 2008.
3 Comments.
Hari ini saya ditemani isteri terbang menuju Batam. Kami berangkat dengan Garuda jam 11 siang, penerbangan on-time, dan jam 12.30 kami sudah sampai di Batam. Kami dijemput panita seminar Indonesia ICT Expo di Batam, dan langsung menuju Hotel Planet Holiday. Oh ya, saya ke Batam dalam rangka acara seminar Indonesia ICT Expo 2008, di mana saya adalah salah satu pembicara seminar tersebut.
Eh, isteri saya bukan cuma menemani atau jalan-jalan doang lho .. Dia juga orang TI dan ikut serta sebagai peserta seminar …
Setelah beristirahat sejenak di hotel, kami berkeliling Batam. Biasalah, tour de shopping center sampai sore. Lalu dilanjutkan dengan menimati sore di jembatan Barelang. Jembatan ini merupakan cable stayed yang pertama di Indonesia (saya pernah dijelasin sama adik saya yang ahli jembatan), dan menghubungkan beberapa pulau kecil di sekitar pulau Batam. Di sana terdapat 6 buah jembatan yang menghubungkan 3 pulau besar, yaitu Batam, Rempang, dan Galang, serta pulau-pulau kecil Tonton, Nipah, dan Setotok. Jembatan terbesar adalah jembatan pertama yang bernama Tengku Fisabilillah yang menghubungkan Batam dan pulau Tonton dan panjangnya sekitar 642 meter. Peta lengkap jembatan ini bisa dilihat di sini. Read More…
Posted in
Batam,
Keluarga saya at August 6th, 2008.
6 Comments.
Orang bijak mengatakan, segala sesuatu ada hikmahnya, dan saya pun meyakini itu. Kalau dipikir, seminggu ini saya praktis hanya menghabiskan waktu di rumah selama masa pemulihan habis operasi, gak ke mana-mana. Kerjaan cuma istirahat, baca koran sama majalah, makan, “ritual pengobatan”, de el el, oh ya blogging atau blogwalking. Tetapi sekali lagi, ya itu, segala sesuatu ada hikmahnya.
Dalam seminggu ini saya juga mendapatkan momen-momen berharga yang mungkin jarang saya peroleh dalam kondisi normal. Saya bisa menyaksikan anak-anak, Raihan dan Nadya, pulang sekolah, keceriaan mereka main di sore hari. Lalu juga bagaimana Raihan latihan drum hampir tiap hari. Surprise juga, dia sudah bisa mengiringi lagu “Januari 11″ dari Gigi, “Munajat Cinta” dari The Rock, serta ada lagu dari Nidji yang saya gak tahu judulnya. Saya juga bisa melihat, oh ternyata itu yang dilakukan si Raihan, dan ini yang dilakukan si Nadya, di keseharian kalau saya (dan juga isteri) kalau lagi tidak di rumah. Saya jadi tahu film kegemaran anak-anak di televisi, yaitu si Ronaldowati … Read More…
Posted in
Keluarga saya at August 3rd, 2008.
4 Comments.
Setelah acara liburan bulan November 2007 yang lalu, inilah kedua kalinya kami sekeluarga liburan ke Parai Beach and Resort, di Pantai Parai Tenggiri, Sungai Liat, Bangka. Bedanya, kali ini kami sekeluarga saja yang ke sana, tidak ditemani sahabat kami, keluarga Sofian Lusa karena ada keperluan acara kawinan keluarga ke Purwokerto. Walaupun demikian, kami mendapatkan banyak kemudahan dari Sofian selama berada di sana.
Seperti biasa, berenang di pantai dan kolam renang adalah agenda wajib buat saya dan keluarga, terutama saya dan anak laki-laki saya, Raihan. Saya benar-benar mengagumi potensi wisata di Pulau Bangka ini. Sayang, rasanya masih banyak yang belum tahu betapa indahnya pantai di daerah ini.
Liburan kali ini agak lebih baik. Cuaca sangat bersahabat di Parai. Hanya saja gelombang laut agak besar, sehingga pada hari pertama kami tidak bisa berenang di pantai. Begitu juga dengan pesawat dari dan ke Jakarta. Kami menggunakan Lion Air, dan boleh dikata tepat waktu atau hanya delay beberapa menit saja.
Di sini ada beberapa foto hasil jepretan saya mengenai Parai pada bulan Juli 2008, please enjoy … Read More…