Archive for the ‘Politik’ Category
Secara moral, saya termasuk yang mendukung dibentuknya pansus DPR untuk kasus Bank Century dalam rangka menjalankan fungsi DPR sebagai pengawas jalannya pemerintahan. Kasus Bank Century memang pelik dan tidak mudah dicerna oleh orang awam, karena banyak terjadi permainan politik dan juga tentu saja modus operandi kriminal tingkat tinggi.
Walaupun secara teori saya sangat paham bahwa dalam dunia politik itu, yang namanya perjuangan adalah perjuangan kepentingan, dan karena anggota DPR berasal dari partai politik, maka tentu saja mereka akan memperjuangkan kepentingan politiknya. Apakah kepentingan politik partai sejalan dengan kepentingan rakyat, itu wallahualam.
Terlepas dari teori kepentingan dalam politik, secara moral saya mendukung pansus ini. Tetap harus ada suatu exercise dalam kehidupan berpolitik dan bernegara yang dinamis ini. Saya pikir, pansus akan bisa menjalankan fungsi itu semua. Melihat agenda pansus yang akan memeriksa berbagai kalangan, mantan pejabat, bahkan ada yang pejabat aktif saat ini, bahkan wakil presiden Republik Indonesia, Pak Boediono. Wah, hebat juga ini! Saya sudah menduga sebelumnya, ini bakal menjadi teater politik yang menarik.
Read the rest of this entry »
Sewaktu nama Chandra Hamzah terpilih sebagai salah satu jajaran pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) beberapa waktu yang lalu, sejenak pikiran saya melayang ke masa-masa kuliah di Universitas Indonesia pada kurun waktu 1990 - 1992. Saat itu saya aktif dalam kepengurusan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer UI (cikal bakal Senat Mahasiswa fak. Ilmu Komputer UI), serta anggota Kelompok Studi Mahasiswa UI “Eka Prasetya”. Saya masih ingat, saat itu adalah masa-masa awal Senat Mahasiswa Universitas Indonesia (SMUI) terbentuk, dan ketua SMUI pun dipilih oleh para Ketua Senat Fakultas (baru setelah beberapa tahun dipilih melalui pemilu raya di lingkungan UI).
Seingat saya, Chandra waktu itu adalah Komandan Resimen Mahasiswa (Menwa) UI, dan mahasiswa Fakultas Hukum UI. Saat itu Menwa adalah organisasi mahasiswa yang kurang disenangi oleh kalangan mahasiswa di lingkungan UI karena sifat mereka yang agak arogan dan “merasa lebih” karena punya akses ke kalangan militer. Tetapi saya menilai sosok Chandra agak berbeda. Chandra memang orangnya sangat tegas, cerdas dan punya nyali (terlihat dalam dia berdebat dan berargumen), tetapi sangat ramah (tidak “bermental militeristik”).
Read the rest of this entry »

(Diskusi posting ini juga ada di politikana.com)
Melalui seorang sahabat yang bekerja di Departemen Luar Negeri RI, saya mendapatkan pencerahan mengenai e-Diplomacy, yaitu bagaimana memanfaatkan internet untuk kepentingan diplomasi dalam pergaulan internasional. Konon ini adalah trend baru dalam perpolitikan dan hubungan internasional.
e-Diplomacy ini dilakukan dengan memanfaatkan media internet untuk melakukan penyebaran informasi, bahkan tentu saja pembentukan opini.
Pada acara Pesta Blogger 2009 tadi siang, saya menyaksikan bagaimana Kedubes AS di Jakarta mensponsori acara ini, mungkin (masih perlu konfirmasi) sponsor utama. Mereka memanfaatkan Facebook, Twitter, dan sebagainya.


