FREQUENTLY ASKED QUESTIONS : BALANCED SCORECARD

Ternyata sudah lumayan banyak terjadi tanya-jawab antara pengunjung / pembaca blog ini dengan saya, terutama berkaitan dengan balanced scorecard (BSC). Saya coba telusuri beberapa waktu yang lalu, ternyata topik pertanyaannya beragam, mulai dari konsep sampai dengan masalah di menulis skripsi / tesis tentang balanced scorecard. Rasanya hal ini bisa dikumpulkan untuk jadi posting sendiri di blog ini.

Dari hati yang terdalam, izinkan saya mengucapkan terima kasih banyak atas semua pertanyaan yang diberikan. Mungkin jawaban saya belum memuaskan. Tetapi setidaknya suatu diskusi sudah kita bangun bersama di dunia maya ini …

Nah, di bawah ini adalah kumpulan pertanyaan yang pernah diajukan oleh para pengunjung blog ini berkaitan dengan balanced scorecard serta jawaban yang saya berikan (dalam box) .. have a nice reading ..

————————-
Kebetulan saat ini saya menjadi salah satu staf dalam SMO-nya Depkeu. Hingga pertengahan tahun 2009 kami telah melakukan cascading BSC sampai level eselon II dan kami merencanakan akan melakukan cascading ke level eselon III pada tahun 2010. Sebagai informasi, Eselon III Depkeu berjumlah lebih kurang 1600 unit. Menurut Bapak, tahapan apa saja yang harus kami siapkan agar proses tersebut berjalan efektif dengan sumber daya yang terbatas (kami ingin menjalankan management style “plan before you do”). Kami juga berencana akan melibatkan manajer kinerja dari masing-masing unit eselon I.

Sebenarnya proses melakukan cascading hanya membutuhkan waktu 2 hari, mungkin alignment yg agak butuh waktu, karena tergantung kepada banyaknya koordinasi yg perlu dilakukan. Tetapi untuk bisa melakukan cascading yg 2 hari tersebut, ada syaratnya, yaitu : 1) setiap unit sudah punya tugas pokok fungsi / jod description yang jelas dan baik, 2) setiap pemangku jabatan memahami tugas pokok fungsi / job description tersebut, 3) pemangku jabatan memiliki kompetensi yang memadai untuk menjalankan tugas pokok fungsi / job description, serta 4) pemangku jabatan paham bagaimana melakukan cascading, menyusun strategy map, KPI, dan inisitif stratejik.

Jika keempat hal di atas sudah terpenuhi, maka saya yakin proses cascading akan menjadi mudah. Selama 2 hari di RedTop kemaren, kita membenanahi persyaratan ke-4, dan itulah tugas kami. Tetapi ada 3 persyaratan lain yang juga harus ada. Pengalaman kami di berbagai tempat, dan kelihatannya juga di Depkeu, persyaratan ke-3 yang banyak menjadi penyebab tersendatnya penerapan balanced scorecard. Contoh kasus, bagaimana mungkin unit pengembangan SDM bisa menyusun BSC kalau tidak memahami kerangka pengembangan SDM mulai dari analisis kebutuhan (seperti training needs analysis), sampai dengan evaluasi pasca training (misalnya dengan 4 skala Kirkpatrick)? tentu dia akan mengalami kesulitan, karena metode cascading-nya akan banyak menggunakan metode indirect.

Jadi, menurut saya, ke-4 persyaratan di atas sebaiknya dipenuhi untuk bisa menjalankannya.

——————————–

Pak, berarti dalam merumuskan strategy map dan KPI, hrs sudah ada job description yg jelas ya? Jadi Strategy map follows job desc? Di tempat saya berkerja, saat ini sedang menyusun KPI menggunakan BSC. Sudah mulai dilakukan cascading sampai eselon 3. Namun saat ini kami juga sedang membuat job desc karena ternyata selama ini msh belum ada job desc untuk semua pekerjaan. Lalu bagaimana ya pak, apakah penyusunan KPI hrs menunggu job desc selesai dibuat? ataukah bisa paralel? Idealnya seperti apa pak?

Terima kasih..

Memang idealnya untuk menyusun KPI harus ada job desc dulu, tetapi kalo belum ada, menurut saya bisa dilakukan berbarengan atau paralel … begitu Mbak, terima kasih ..

——————————–

Ada yang bilang, strategic initiative tidak perlu dibuat saat penyusunan awal, jika Strategic Objective dan KPI sudah berjalan saat ini. Apa betul?

Well, gak juga, karena strategic initiatives ini adalah action plan berisi terobosan yg au dibuat supaya mencapai sasaran yg ditargetkan … kalo itu gak ada, lha lantas gimana?

——————————–

Kebetulan saya menggunakan BSC untuk skripsi saya. Saya sedang bingung untuk menentukan indikator2 BSC yang diperkuat dengan kutipan ahli, karena yang saya baca di buku Kaplan, kebanyakan indikator mengikuti kondisi visi dan misi perusahaan sehingga saya sulit untuk mencari kutipan para ahlinya, terima kasih banyak.

Yang benar itu memang indikator itu harus mengikuti kondisi visi dan misi perusahaan … kutipan para ahli hanya menjadi pelengkap, karena para ahli itu juga melakukan riset dengan sampel yang terbatas, pasti ada asumsinya, sehingga belum tentu juga pas dengan kebutuhan perusahaan … begitu .

——————————–

Saya lagi ada tugas dari kantor untuk menyusun KPI untuk internal audit departemen /SPI….karena saya sudah browsing susah sekali dapat yang cocok atau detil tentang point kpi untuk SPI…. jika bapak berkenan saya bisa peroleh informasi itu dimana ? atau Bapak punya informasi KPI u internal audit detil? trims atas pencerahannya.

KPI untuk internal audit itu ada 2, yaitu lag KPI, misalnya jumlah koreksi dari eksternal auditor (semakin kecil semakin baik tentunya), serta lead KPI, misalnya kecepatan pelaporan, dsb … kalau mau detail, harus dibangun sendiri berdasarkan kondisi organisasi ybs, terima kasih.

——————————–

Saya mhsw s2 Unpad. Dosen saya menugasi buat paper ttg BSC u/ 4 perspektif plus satu perspektif lagi yaitu ASPEK LEGAL. Beliau menyatakan bahwa aspek legal adalah perkembangan baru dari BSC Kaplan. Kalo penerapannya di pemerintahan contohnya penegakan hukum yang serius. Saya brusaha nyari di internet TENTANG ASPEK LEGAL BSC KAPLAN kog gak nemu YA… mOHON BANTUANNYA.. tERIMAKASIH

Kalau mau lihat BSC utk pemerintahan bisa dilihat di buku Paul Niven yang berjudul BSC for Goverment and Non-profits … mengenai perspektif, bisa ditambah dan dikurangi, tidak ada satu literatus pun yang mengatakan bahwa harus 4, termasuk kaplan dan Norton sendiri .. 4 perspektif itu hanya referensi dasar … kalau aspek legal, saya sendiri belum pernah lihat, tetapi rasanya bisa dibuat dengan analisis dan sintesis sendiri …

——————————–

Saya tertarik untuk merancang tesis mengenai Information System Scorecard. Saya minta saran dari Bapak, buku-buku/bahan bacaan apa saja yang perlu saya pelajari untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman saya mengenai Information System Scorecard? Terima kasih.

Buku yang terbaik menurut saya tentang IT scorecard adalah “Implementing IT Balanced Scorecard” oleh Jessica Keyes … silakan lihat buku tersebut di sini … terima kasih ..

——————————–

Saya mahasiswi s1 dan saat ini sedang menyusun skripsi dengan dengan tema analisis pengukuran kinerja dengan konsep BSC, yang saya tanyakan apakah untuk analisis tsb bisa hanya pada satu pilar bisnis saja? perusahaan yang menjadi objek penelitian saya memiliki 3 pilar bisnis yang berbeda dan saya akan melakukan analisis pengukuran kinerja dengan konsep bsc hanya pada satu pilar saja. mohon bantuan penjelasannya. terima kasih atas jawabannya :)

Perusahaan yang multi-bisnis pun juga bisa … nah, silakan lihat buku Alignment tulisan Kaplan dan Norton, di sana dibahas secara komprehensif untuk perusahaan multi-bisnis … good luck :)

——————————–

Saya ingin melakukan penelitian tentang implementasi BSC di lembaga pendidikan swasta, terutama bagaimana sekolah swasta menyusun strategi bisnisnya menghadapi persaingan global dan kebijakan BHP. Saya mohon masukan dari bapak dan apakah penelitian ini bisa dilakukan secara kuantitatif. Terima kasih banyak. (saya mhs pascasarjana manajemen pendidikan)

Kalau bicara BSC, ini gak lagi bicara bisa atau nggak kuantitatif … melainkan HARUS kuantitatif, karena paradigma BSC adalah kuantitatif tetapi non-deterministik … 

——————————–

Saya mahasiswa S1 akuntansi sedang mengambil skripsi tentang “penerapan HR scorecard untuk mengukur kinerja SDM pada perusahaan jasa” yang saya teliti. Kiranya bapak mau memberikan referensi jurnal atau buku yang edisi Indonesia. Karena yang banyak beredar sekarang yang edisi international. Mohon bantuannya….trims

Ada 2 buku yang menarik tentang ini … yaitu HR Scorecard sama Workforce Scorecard … silakan dipedomani … menarik lho ! (dengan sangat menyesal, edisi Indonesia belum ada)

——————————–

Saya lagi penelitian skripsi dan saya ingin mengangkat tema Total Performance Scorecard, literatur apa ya pak yang bisa saya pakai? terima kasih

Silakan pakai buku Hubert Humpersad, judulnya “Total Performance Scorecard” …

——————————–

dear Pak Riri, ada usul nggak, literatur yang bagus untuk mendalami BSC? apa buku2 Kaplan & Norton itu udah cukup? gimana dengan implementasi BSC di Indonesia, apa ada bukunya?

Kaplan dan Norton adalah mereka yang yang memformulasikan konsep BSC, dan sampai sekarang mereka sudah menulis 5 buku tentang BSC, mulai dari generasi pertama, sampai dengan yang terakhir … buku terakhir judulnya “Execution Premium” yang baru terbit 3 bulan yang lalu … Jika Anda membaca dan menguasai semua buku Kaplan dan Norton, maka itu LEBIH DARI CUKUP dan bahkan Anda sudah berkualifikasi konsultan BSC Mas … he he he … Jika Anda sudah menguasai, maka Anda akan bisa memodifikasi BSC itu sesuai dengan kondisi Indonesia … Begitu dulu, terima kasih.

——————————–