(Juga saya posting di ngerumpi.com)

Menurut saya, sebuah ide, apalagi yang dituangkan ke dalam bentuk tulisan, baik blog maupun buku, layak untuk mendapatkan apresiasi. Mengapa? Karena itu adalah sebuah intellectual journey, tidak peduli apakah itu ilmiah, novel, cerpen, tulisan ringan, atau apapun, semuanya layak untuk diapresiasi.

Terlepas dari berbagai ide yang penuh pro dan kontra, setiap pemikiran akan memberikan nuansa kepada kehidupan. “Saya berpikir, maka saya hidup”, demikian kata filsuf terkenal Rene Descartes, yang memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada sebuah karya hasil pemikiran.

Pada acara Pesta Blogger 2009 tadi siang, saya kesempatan ketemu dengan seorang sahabat yang saya kenal di situs komunitas ngerumpi.com, yaitu si Mbok Venus, yang mengasuh situs itu bersama Mbak Silly. Beberapa waktu yang lalu, kolaborasi keduanya menghasilkan sebuah buku, “When Silly Met Venus”, yang berisikan berbagai catatan ringan, tetapi menarik untuk disimak.

Ya pada kesempatan ini saya mendapatkan kenang-kenangan tanda tangan pada buku tersebut dari si Mbok Venus (si Mbak Silly, kalau ketemu, juga akan saya mintai tanda tangan) …

So, congratulations untuk si Mbok Venus dan Mbak Silly … salam sukses selalu yaaa …

2 Responses to “WHEN SILLY MET VENUS”

Leave a Reply