Archive for August, 2009

Ini adalah kedua kalinya (yang pertama ada di sini) saya hadir ke acara wisuda di Fakultas Ilmu Komputer - Universitas Indonesia (Fasilkom-UI) dengan status sebagai dosen di program Magister Teknologi Informasi - UI (walaupun dosen tidak tetap). Saya mencoba untuk menyempatkan diri hadir walaupun terlambat karena ada keperluan ke kampus IPB pagi sampai siangnya.
Acara wisuda ini dilaksanakan kemarin, hari kamis tanggal 27 Agstus 2009, dimulai jam 1 siang, dan berlangsung sampai buka puasa bersama, diselingi break sekitar jam 4 sore.
Read the rest of this entry »
(Diskusi mengenai tulisan ini dapat dibaca di politikana.com, dan diskusi / tanggapan yang diberikan sangat seru, pls check anyway ..)
Miris juga membaca harian Kompas kemarin dan hari ini mengenai Indonesia (kita!) terjebak dalam impor pangan dan kita memang perlu sebuah kebijakan yang (sangat) berani. Sepanjang yang saya ketahui, ini adalah kedua kalinya Kompas menurunkan tulisan mengenai masalah pangan ini. Sebelumnya persis setahun yang lalu, pernah ada tulisan mengenai lemahnya value chain pangan di negara tercinta ini sehingga menyebabkan kita masuk ke dalam perangkap pangan.
Ini sangat memprihatinkan, mengingat kita yang dulu (katanya) pernah swasembada beras dan diberi penghargaan oleh FAO, ternyata sekarang menjadi berbalik, bahkan terjebak dalam impor pangan.
Saya kutip Kompas setahun yang lalu :
Tujuh komoditas pangan utama nonberas yang dikonsumsi masyarakat sangat bergantung pada impor … Bahkan, empat dari tujuh komoditas pangan utama nonberas, yakni, gandum, kedelai, daging ayam ras, dan telur ayam ras, sudah masuk kategori kritis. Meskipun belum kritis, jagung, daging sapi, dan susu patut diwaspadai.
Rupanya Departemen Keuangan RI sangat serius menerapkan balanced scorecard untuk manajemen kinerja organisasinya. Hal ini dimulai sejak tahun 2007, di mana balanced scorecard untuk tingkat Departemen Keuangan mulai disusun, dilanjutkan dengan balanced scorecard untuk tingkat eselon I pada tahun 2008. dan akhir 2008 / awal 2009, balanced scorecard untuk eselon II sudah mulai disusun.
Kami mendapatkan kepercayaan dari Departemen Keuangan untuk memandu workshop mengenai balanced scorecard, terutama penyusunan untuk tingkat eselon III dan merupakan hasil cascading dari eselon II. Setelah melakukan workshop mengenai balanced scorecard untuk para penanggung jawab penyusunan di setiap unit eselon I yang dikoordinir oleh Pusat Harmonisasi Kebijakan (Puskaha), diikuti dengan workshop balanced scorecard untuk para KPI Manager Departemen Keuangan RI di Bandung, Read the rest of this entry »


