Saat ini kami sedang ikut serta memberikan workshop mengenai balanced scorecard di Departemen Keuangan RI. Kami bangga bisa menjadi bagian dari proses reformasi birokrasi di Departemen keuangan walaupun dalam lingkup yang kecil, yaitu memberikan workshop untuk balanced scorecard. Rupanya, sudah beberapa tahun terakhir ini Departemen Keuangan mengembangkan suatu sistem manajemen kinerja berbasis balanced scorecard. Bahkan, upaya ini tidak main-main, karena Ibu Menteri Keuangan sendiri yang turun tangan untuk memulainya.
Ini adalah institusi pemerintahan yang ketiga yang menggunakan jasa kami untuk workshop balanced scorecard, setelah Bank Indonesia, serta Badan Pemeriksa Keuangan RI.
Topik workshop sangat standar, yaitu pengenalan balanced scorecard, lalu diikuti dengan konsep strategy maps, key performance indicators, strategic initiatives, dan tentu saja cascading dan alignment. Sesuatu yang agak berbeda adalah, kami juga memberikan sesi khusus mengenai 3 (tiga) komponen dalam perspektif Learn and Growth, yaitu human capital, organization capital, dan information capital. Workshop ini diikuti oleh para pejabat eselon III dan IV di sana.
Pusat Harmonisasi Kebijakan (Pushaka) ditunjuk sebagai strategy management office (SMO) untuk Departemen Keuangan. SMO ini bertugas untuk memanajemeni eksekusi strategi yang divisualisasikan dalam strategy-maps Departemen Keuangan, memantau pencapaian KPI (key performance indicators), serta pelaksanaan strategic initiatives.
Surprisingly, teman-teman di Pushaka sangat serius dalam hal ini. Kami bersama melakukan evaluasi setiap minggu mengenai workshop ini, untuk lebih baik lagi dan lebih baik lagi. Kami saling memberikan feedback, dan inilah suatu bentuk kerjasama yang sinergi antara konsultan dan klien. Kami menyadari bahwa tugas yang diemban oleh teman-teman di Pushaka Depkeu RI tidaklah mudah. Bahkan, Kaplan dan Norton, mbah-nya balanced scorecard juga mengakui bahwa menerapkan balanced scorecard di institusi pemerintahan agak sulit. Tetapi tidak ada yang tidak mungkin. Nothing is impossible!
Well, congratulations and good luck untuk DepKeu RI, semoga menjadi lokomotif reformasi birokrasi di negeri ini …



July 17th, 2009 9:13 am
Masih bingung tentang penggunaan bsc, lagi nyari2 info terkait…..
July 17th, 2009 4:31 pm
Da, ada yang bilang, strategic initiative tidak perlu dibuat saat penyusunan awal, jika Strategic Objective dan KPI sudah berjalan saat ini. Apa betul?
———————–
well, gak juga, karena strategic initiatives ini adalah action plan berisi terobosan yg au dibuat supaya mencapai sasaran yg ditargetkan … kalo itu gak ada, lha lantas gimana?