Hari ini kuliah Corporate Information System di Program Magister Manajemen Eksekutif Angkatan 44 - Sekolah Tinggi Manajemen PPM dimulai. Saya jadi koordinator mata kuliah ini, dibantu oleh kolega saya J. Sofian Lusa dan sebagai asisten dosen adalah Henry Christianto. Program Magister Manajemen ini adalah kelas yang dikhususkan untuk eksekutif senior, baik di dunia perusahaan / korporat, maupun pemerintahan.
Silabusnya hampir sama dengan kuliah sejenis di Program Magister Teknologi Informasi - UI, buku teks persis sama, hanya saja ada penyesuaian di sana sini, karena peserta kuliah adalah mahasiswa manajemen.
Saya menyadari betul bahwa membahas teknologi informasi untuk para eksekutif senior tentu tidaklah mudah. Kita harus berbicara dalam bahasa bisnis dan manajemen, tidak bahasa teknis dunia teknologi informasi, dan perlu ada contoh-contoh yang simpel tetapi konkrit atau nyata terjadi di Indonesia.
Pada hari pertama ini, saya akan membahas bagaimana teknologi informasi mampu mengubah business model yang ada saat ini di dunia bisnis. Memang banyak kasus yang menakjubkan mengenai perubahan business model ini di dunia, seperti terjadinya perubahan value network di industri otomotif di Eropa. Tetapi sangat sulit membayangkan itu semua. Saya akan membahas itu juga nantinya, tetapi saat ini saya butuh contoh yang simpel dan mudah dipahami.
Maka, saya mengambil contoh warung angkringan Wetiga sebagai studi kasus pembuka. Pesannya jelas, teknologi informasi ternyata juga mampu mengubah business model sebuah warung angkringan. Hasilnya ? Sejauh ini, Wetiga saya nilai berhasil dengan indikator mampu menjaring suatu captive market, yaitu para komunitas blogger, terutama di Jakarta. Bahkan Wetiga mampu menjadi sebuah ikon tempat nongkrong para blogger di Jakarta. Ini tidak terlepas dari suatu kombinasi yang unik antara teknologi informasi, aktivitas blogging, serta bisnis warung angkringan.
Inti dari suatu business model adalah, bagaimana menciptakan suatu value yang unik untuk pelanggan, sehingga kita memiliki suatu keunggulan kompetitif dalam bisnis yang ditekuni. Dalam konteks kuliah ini, teknologi informasi mampu memberikan value tersebut …. karena sekarang sudah zaman networked economy, di mana aktivitas ekonomi sudah tidak bisa dipisahkan dari teknologi informasi ….





December 6th, 2008 5:27 pm
Makasih sharing materinya pak, berasa sedang kuliah Magister di PPM
———————-
Sama2 Mas … mudah2an bermanfaat …
December 7th, 2008 11:09 pm
waduh…networked economy yah?! emang udah melekat ama dunia TI ya sekarang.
lanjut pak sharing ilmunya. ditunggu yang lainnya. maksih ya.
——————–
terima kasih atas apresiasinya Pak …
December 9th, 2008 12:57 pm
Terima kasih untuk bahasan Pak Riri tentang wetiga.com. Wawasan saya jadi bertambah.
Selama ini saya cenderung melihat contoh-contoh kasus dari luar negeri (perusahaaan-perusahaan yang gede). Ternyata ada juga studi kasus di Indonesia.
kapan-kapan kita nongkrong di wetiga ya Pak …
hahahhahaha….
————————-
Iya Mas … sebenarnya banyak contoh sederhana tetapi oke banget di sekitar kita ….
December 9th, 2008 4:11 pm
Pak Riri, saya masih bertanya tanya letak peran ITnya, apa tidak perlu diteliti lebih jauh dimana peran teknologi IT pada wetiga.com.
Apakah pergunjingan dikalangan blogger tentang keberadaan wetiga bisa dikatagorikan sebagai peran IT?
Setahu saya wetiga ngetop karena peran ndorokakung yang sering menulis diblognya tentang wetiga.
Bukankah ini menjadi peran individu dan bukan teknologi? atau mungkin karena individu yang menggunakan IT maka bisa dikatagorikan peran IT?
Saya hanya mencoba menarik garis batas yang jelas peran ITnya, sebab bagaimana jika tidak ada ndorokakung dan hanya IT maka bisakah wetiga seperti sekarang? mohon pencerahan.
Sekalian mohon ijin postingan ini saya posting digroup MTI UI facebook
———————–
he he he … ini susahnya ngomong business model sama orang teknis IT … walaupun IT sangat sangat sederhana, tetapi tanpa itu, mau sepuluh ndorokakung sekalipun, wetiga gak akan seperti sekarang … ingat business model itu adalah sinergi antara TI, strategi, manajemen, orang, dan organisasi .. Coba bayangkan, tanpa TI (blog) serta internet, apakah bisa muncul business model seperti wetiga ?
December 9th, 2008 8:09 pm
noted…
explained everything
hehehe… iya pak, saya mbayanginnya udah terlalu jauh tentang IT, bayangan saya melayang layang keterlibatan IT sampe ke key operasional bisnis proses segala
Tentu tidak pak, tapi bagaimana menjelaskan angkringan lain yang juga memiliki teknologi yang sama tapi tidak sukses seperti wetiga.
Kalo kita kembali ke penjelasan diatas maka keberhasilan wetiga dibanding angkringan lain yang punya IT yang sama adalah hasil peran dari manajemen, strategi dan orang karena IT nya sama.
Akhirnya saya kembali pada pertanyaan bagaimana memanfaatkan IT supaya menjadi hal yang strategis dalam bisnis model yang akan kita bangun.
Perencanaan strategis IS/IT kan tidak diperuntukan untuk menciptakan bisnis model kan pak?
Padahal analisis tentang IS/IT sudah harus dilakukan pada saat sebuah bisnis model akan dibangun, CMIIW.
Aduh kapan yah kita ngobrol panjang lebar… kangen diskusi nih pak, diskusi sesama teman kadang mentok pada konsep yang sama sama belum kita pahami.
Kapan ada bimbingan anak semester 3 pak? kami numpang diskusi deh… hehehehe
————————–
Pada prinsipnya bisnis dan IT akan saling mempengaruhi bolak-balik … IT pun berperan besar dalam membentuk business model yang baru … eh, semua kan ada tuh di buku Ward and Peppard …
December 10th, 2008 12:43 am
[…] 3 anak cantik ini, ada juga yang menjadikan Wetiga untuk sebagai business model. Mas Riri Satria yang menjadikan Wetiga sebagai bahan ngajar di Program Magister Manajemen Eksekutif Angkatan 42 - […]
December 13th, 2008 8:00 pm
[…] kuliah di LPPM. Matakuliah yang diasuh adalah Corporate Information Systems. Bersama dengan Pak Riri Satria, dan Hendri Christianto (Asisten Dosen), matakuliah ini dirancang untuk memberikan gambaran […]
December 22nd, 2008 12:15 am
[…] saya mengisi pertemuan pertama 2 minggu yang lalu, lalu dilanjutkan oleh kolega saya J. Sofian Lusa pada pertemuan kedua minggu […]
March 1st, 2009 2:59 am
[…] Seorang teman bertanya pada saya bisnis online apa yang bisa sukses di Indonesia sekarang ini. Saya tak bisa menjawab itu dengan satu paragraf. Banyak faktor yang mempengaruhi sebuah bisnis online bisa profit. Salah satunya adalah business model. […]
May 7th, 2009 6:59 am
pak… boleh minta contoh sketsa dari business model?
saya agak blank nih…
June 18th, 2009 4:15 pm
pak . .apa saya masih bisa ikutan belajar managemennya?saya baru saja buka web ini dan saya langsung tertarik.apakah managemen transportasi juga ada disana?