Seumur-umur saya belum pernah melihat langsung, apalagi merasakan, menyeberangi sungai menggunakan ferry. Apalagi di zaman digital modern ini, saya berpikir pasti semua sungai yang ada jalur transportasi jalan raya sudah memiliki jembatan. Nah, di Jakarta aja banyak jembatan kok, walaupun tidak ada sungai di bawahnya .. :)

Ternyata penyebarangan sungai menggunakan ferry itu masih ada. Saya merasakan tadi siang sewaktu menuju Siak dari Pekanbaru, Riau. Perjalanan dari Pekanbaru menuju Siak ditempuh sekitar 3 jam. Jika melewati Perawang, maka kita harus menyeberangi sungai Siak dengan menggunakan ferry. Fasilitas penyeberangan ferry ini miliki Badan Operasi Bersama (BOB) PT. Bumi Siak Pusako - Pertamina, yang sekarang mengelola sumur minyak bekas Caltex (sekarang Chevron) di Siak. Tetapi masyarakat umum juga bisa menggunakan fasilitas ini, hanya saja prioritas diberikan kepada pihak BOB dan Pemda Siak. Karena saya datang untuk keperluan di BOB, maka tidak perlu ngantri untuk naik ferry menyeberangi sungai.

Sungai Siak ini cukup lebar. Sebagai salah satu wilayah yang termasuk cepat pengembangannya, rasanya agak aneh juga kok belum ada jembatan yang berada di wilayah Perawang ini untuk menuju Siak. Kalau di kota Siak memang sudah ada jembatan baru yang besar dengan teknologi cable stayed yang mirip dengan jembatan Barelang di Batam, dan menjadi ikon kota Siak. Mungkin di wilayah Perawang ini geliat ekonomi belum seberapa, sehingga masih belum menjadi prioritas ….