THE DEFINITIVE DRUCKER : BY ELIZABETH HAAS EDERSHEIM

Tidak ada komentar »

Beberapa waktu yang lalu, secara mengejutkan, saya dikirimi sebuah buku, “The Definitive Drucker“, yang dikirim oleh penulisnya langsung, Elizabeth Haas Edersheim. Thank you Elizabeth.

Terus terang, saya nggak kenal dengan Elizabeth Haas Edersheim. Bahkan setelah saya dikirimi buku, baru saya cari identitas dirinya. Saya memang pernah menerima email dari seseorang yang mengaku sekretaris Elizabeth, dan minta alamat surat saya, karena Elizabeth mau mengirimi saya buku. Tetapi sungguh, saya tidak punya bayangan, siapa dia, dan buku apa yang mau dikirim. Tapi email itu saya balas, dan saya kasih alamat saya.

Setelah saya telusuri lewat Google, ternyata Elizabeth Haas Edersheim adalah partner wanita pertama di McKinsey, kantor konsultan manajemen ternama di dunia. Dia memiliki gelar Ph.D di bidang operation research and industrial engineering dari MIT … wow ! .. Elizabeth sangat akrab dengan Peter Drucker sebelum Drucker meninggal dunia tanggal 11 November 2005

Rupanya Elizabeth pernah membaca tulisan ringkas saya mengenai Peter Drucker, terutama berkaitan dengan komentar saya tentang buku Peter Drucker yang berjudul “People and Performance”. Rupanya komentar saya (dalam bahasa Inggris) dibaca oleh Elizabeth, yang kebetulan menulis buku tentang pemikiran Peter Drucker. Maka, dikirimilah saya sebuah buku, dengan pesan singkat “from a Drucker fan to another“.

Saya memang menyukai pemikiran Peter Drucker, bahkan juga membaca tulisan-tulisan beliau yang sudah lama ditulis. Tidak salah kalau Peter Drucker dikasih julukan Bapak Manajemen Modern. Pada buku ini, Elizabeth membahas pemikiran Peter Drucker tentang “the silent revolution“, yaitu yang dia gambarkan sebagai :

” … silent revolution is built around human assets. It’s all about knowledge, information, and collaborative connections and partnerships-the powerful new tools driving our future …”.

Lalu ada juga penegasan,

” … ability to learn is far more important than ever ..”.

Well, sekali lagi, terima kasih Elizabeth … saya sependapat dengan New York Times,

” … the story of Peter Drucker is the story of management itself .. “.

PENETRASI PASAR DAN PENGEMBANGAN PRODUK ALA FRIENDSTER DI INDONESIA

5 komentar »

Teori Igor Ansoff mengenai pemasaran agresif dapat dilihat dari dua variabel, yaitu (1) pasar, dan (2) produk, yang dikenal dengan teori matriks pertumbuhan pasar dan produk (market - product growth matrix). Kedua variabel tersebut terdiri dari dua kondisi, yaitu baru (new) atau yang sudah ada (present). Dengan demikian kita akan mengenal empat kondisi, yaitu (1) strategi pemasaran di pasar yang ada dengan produk yang ada, atau dengan kata lain mempertahankan wilayah dan produk yang ada, disebut dengan istilah penetrasi pasar (market penetration). (2) Strategi pemasaran di pasar yang ada tetapi dengan meluncurkan produk yang baru, disebut dengan istilah pengembangan produk (product development). (3) Strategi pemasaran untuk produk yang sudah ada, tetapi merambah ke pasar yang baru, disebut pengembangan pasar (market development). Terakhir (4) adalah strategi pemasaran untuk produk yang baru dan juga dilempar ke pasar yang baru, disebut dengan istilah diversifikasi.

Ternyata, Indonesia adalah pasar yang sudah besar untuk Friendster, dan manajemen Friendster sudah menjadikan Indonesia sebagai fokus pemasarannya atau dengan kata lain Indonesia adalah present market yang sudah barang tentu perlu dijaga. Artinya Friendster harus melakukan strategi penetrasi pasar serta pengembangan produk di Indonesia. Berita yang diluncurkan DetikInet, khusus untuk pengembangan produk, ternyata CEO Friendster, Richard Kimber mengatakan bahwa pengguna Friendster Mobile yang baru saja diluncurkan beberapa bulan, sangat tinggi pertumbuhannya di Indonesia. Ini bukti bahwa strategi pengembangan produk Friendster berhasil di Indonesia. Keseriusan Friendster untuk fokus ke wilayah Asia Tenggara terlihat dengan penunjukan Richard Kimber sebagai CEO, di mana sebelumnya Kimber adalah managing director Google untuk wilayah Asia Tenggara! Baca selengkapnya … »