Aug 10
Jika kegelapan mendatangi sekelompok orang, maka …
- mereka yang skeptis dan pesimis sibuk mengutuk kegelapan.
- mereka yang apatis membiarkan dirinya hanyut dalam kegelapan.
- para pencari kesalahan saling tuduh, siapa penyebab kegelapan.
- para komentator sibuk berdebat, mengapa muncul kegelapan.
- pemimpin sejati, segera menyalakan lilin, dan menyusun tindakan.
… yang manakah kita, kawan ?

strategy | organization | HRD 



berarti pemimpin sejati butuh korek api ya pak …
——————
jangan lupa … serta lilin .. he he he …
Sebenarnya saya malu untuk jujur, Saya yang “para pencari kesalahan saling tuduh, siapa penyebab kegelapan”. Untungnya pasangan saya yang, “mulai menyalakan lilin, dan menyusun tindakan”. Ini bukan masalah pemadaman listrik di Indo kan Pak Riri? kalau masalah itu mah saya ngak tau Pak. Terima kasih
—————–
Mbak Yulis … ha ha ha … itu manusiawi saja kok … mari kita menyalakan lilin, walaupun kecil, tapi mulai menerangi … (eh, ini bukan masalah listrik lho …
)
Bang Riri….. apakah pemimpin sejati sudah pasti akan menjadi pemimpin yang baik?? Bukankah hasil dari pimpinannya juga bergantung dari anak buah yang dipimpinnya?? Ataukah pemimpin yang baik termasuk juga harus bisa “mendisiplinkan” anak buah? Lantas….. kalau memang seorang pemimpin harus bisa “mendisiplinkan” anak buah, apa berarti, dalam kasus Indonesia ini (yang rakyatnya susah “berdisiplin”) berarti kita tidak mempunyai pemimpin yang baik?
Jadi… bagaimana dong ya definisi pemimpin yang baik?? Yang penting… gaya kepemimpinan yang baik atau hasilnya yang baik??
———————
Nah, Kang Yari, good comment …
Ini adalah masalah proses dan hasil (result) … memang proses yang baik tidak selalu menghasilkan result yang baik. Tetapi setidaknya seorang pemimpin harus memiliki potensi dan proses yang baik … masalah result memang banyak variabel yang bermain.
Tetapi, mostly, kalau prosesnya baik, resultnya biasanya juga baik, kalau tidak mau dikatakan ideal … masalah mendisiplinkan, menurut saya memang harus dilakukan, dan cara yang terbaik menurut saya adalah leading by example … nah, inilah yang susah sekarang … yang manakah pemimpin yang bisa kita jadikan example atau role model ? … he he he … ini masalahnya Kang ..
salam pak…
kegelapan pastinya selalu datang pada kita, oleh karena itu semua kriteria kecuali yang terakhir sudah tentu kita alami, setelah pintarlah maka kita bisa memasuki kriteria terakhir stelah melalui proses pembelajaran, karena hidup ini adalah belajar bukan hanya dalam konteks pendidikan namun dalam semua hal. Tetapi sayangnya setelah seseorang pintar mampu menerangi kegelapan, dia justru membiarkan orang lain dalam kegelapan bukan malah melepaskannya dengan bekal yang dia proleh selama pembelajaran…
——————-
Mas Weber … setuju ! .. makanya menjadi pemimpin itu kita membutuhkan proses pembelajaran … Nah, kalau kasusnya seperti yang anda tuliskan, maka tenti dia baru sebatas penyala lilin, tetapi belum sampai kepada tingkat kematangan seorang pemimpin … terima kasih atas kunjungannya dan salam kenal … btw, saya sudah mampir ke blog anda, tetapi gak bisa meninggalkan komentar … (masalah teknis)
Jika kegelapan mendatangi sekelompok orang, maka … mereka yang di pusat pengaduan PLN mematikan seluruh koneksi telepon mereka dan menghilang dari muka bumi selama beberapa hari.
——————
Lex, .. ha ha ha … iya yah, sering kejadian begitu …
SALAM WINNER Pak Riri & Pengunjung WEB sekalian.
Seorang WINNER pasti berprinsip “Lebih Baik Menyalakan Lilin Daripada Memaki Kegelapan”. Kabar baiknya apa? Ternyata sebagaimana sifat lilin, betapa banyak pun orang menikmati cahayanya, dibagikan apinya untuk menyalakan lilin masing dan berbinar di kegelapan tanpa berpamrih… Jadi marilah para WINNER sekalian, jadilah terang di tengah kegelapan, seperti lilin kebijaksanaan. GBU
—————–
Terima kasih atas komentarnya Michell … ada satu lagi … ada kebahagiaan sejati kalau kita bisa menyalakan lilin dan menerangi … tapi kebahagiaan seperti itu hanya milik orang2 yang ikhlas dalam berbagi … ya nggak ?
LILIN memberi cahaya tanpa kehilangan sedikit pun cahayanya. Begitulah ketika kita bermurah hati kepada orang lain, kita akan diberi kelimpahan dari Sang Pemilik Hidup. Seperti cahaya lilin dari Pak Riri kepada yang mau rendah hati menerima cahaya beliau. Sukses terus Pak Riri. Salam Winner
Michell Suharli
Komentar dan Diskusi