Orang bijak mengatakan, segala sesuatu ada hikmahnya, dan saya pun meyakini itu. Kalau dipikir, seminggu ini saya praktis hanya menghabiskan waktu di rumah selama masa pemulihan habis operasi, gak ke mana-mana. Kerjaan cuma istirahat, baca koran sama majalah, makan, “ritual pengobatan”, de el el, oh ya blogging atau blogwalking. Tetapi sekali lagi, ya itu, segala sesuatu ada hikmahnya.
Dalam seminggu ini saya juga mendapatkan momen-momen berharga yang mungkin jarang saya peroleh dalam kondisi normal. Saya bisa menyaksikan anak-anak, Raihan dan Nadya, pulang sekolah, keceriaan mereka main di sore hari. Lalu juga bagaimana Raihan latihan drum hampir tiap hari. Surprise juga, dia sudah bisa mengiringi lagu “Januari 11″ dari Gigi, “Munajat Cinta” dari The Rock, serta ada lagu dari Nidji yang saya gak tahu judulnya. Saya juga bisa melihat, oh ternyata itu yang dilakukan si Raihan, dan ini yang dilakukan si Nadya, di keseharian kalau saya (dan juga isteri) kalau lagi tidak di rumah. Saya jadi tahu film kegemaran anak-anak di televisi, yaitu si Ronaldowati …
Selama seminggu ini benar-benar saya merasakan penuh maknanya sebuah rumah, sebagai tempat tinggal, tempat berlindung, serta tempat berkumpul. Tak terasa, sudah 10 tahun saya menempati rumah ini bersama isteri. Pada saat kami pertama kali menempati tahun 1998 dulu, rumah ini terasa besar, karena anak-anak belum ada, perabotan belum banyak, dan sebagainya. Sekarang, seiring dengan perkembangan kehidupan, memang sudah terasa sempit. Anak-anak butuh kamar dan ruang yang lebih lega, dan sementara itu buku-buku saya yang jumlahnya ratusan juga butuh tempat yang lebih tertata. Sudah saatnya dipikirkan pindah ke rumah yang lebih besar.
Yup, masa pemulihan setelah operasi ini memang ada hikmahnya. Selain mengingatkan saya untuk mengubah pola makan, Tuhan juga memperlihatkan keseharian kehidupan di rumah. Sesuatu yang biasanya hanya bisa saya saksikan kalau weekend semata selama ini (kecuali kalau hari libur). Sekali lagi, segala sesuatu memang ada hikmahnya …

strategy | organization | HRD 



Iya pak, sebetulnya kadang kita hanya sempat beristirahat saat sakit … karena ada tanggung jawab lain yang harus kita selesaikan.
Semoga cepat sembuh pak, salam untuk ibu Idranita dan anak-anak.
(saya lama ga berkunjung kesini juga…..saya dulu MM nya dari PPM lho, bimbingannya pak Setiadi Djohar)
——————-
Terima kasih banyak Bu Edratna … iya, Ibu pernah cerita dulu bahwa Ibu juga alumni PPM … yang saya lupa, Ibu dari WM atau MM Eksekutif ya ? … saya MM Eksekutif angkatan 19-B …
Ass, He..he..he…Persis yang saya alami minggu lalu waktu mudik ke Kediri, sangat indah melihat dan merasakan sendiri anak2 kita tumbuh dan berinteraksi, saya sampai tidak melewatkan sedikitpun waktu dengan mereka, mengantar-menjemput ke sekolah, bermain, belajar, go to mall, ngantar les, mandiin, suapin makan, dst… Selamat Pak Riri, sudah merasakan hal ini…sungguh karunia yg indah…
BTW : Soal makan, Katan durian iyo lamak spt masakan padang lainnya, but perlu hati2 krn sebagian besar masakan padang berkolesterol tinggi…:D, tapi kalau salero sadang tabik bana, ambo sikat se sadoalahnyo he..he..he…
Wass
——————
Yup, Dunsanak Deddy, kato urang Barat … hey, your life is waiting …
Komentar dan Diskusi