Pesta Blogger 2008 sudah dicanangkan, dan akan akan dilaksanakan tanggal 25 Oktober 2008 nanti. Ingatan saya kembali pada Pesta Blogger 2007 yang lalu. Suasana hingar-bingar, semacam acara reuni besar, ketemu darat dengan berbagai blogger kawakan, tetapi setelah itu berakhir, lantas apa selanjutnya ? Apakah ini memang sebuah pesta semata ?

Dengan penuh rasa hormat kepada teman-teman pencetus ide awal Pesta Blogger, oke lah, pada awalnya kita sekedar membangkitkan awareness. And what’s next ? Saya sangat mempercayai bahwa blog adalah sesuatu yang revolusioner dan dahsyat. Hanya saja, sayang belum termanfaatkan secara optimal di negara ini, untuk masyarakat dalam artian yang luas, termasuk dunia bisnis profesional maupun sosial.

Saya bukanlah seorang blogger “kelas berat” (kalau ukuran badan sih mungkin iya :) ). Tetapi ketertarikan saya pada blog membuat saya pada tahun 2007 yang lalu, saya mengajukan proposal disertasi doktor di program Doktor Manajemen Bisnis IPB, di bawah bimbingan seorang blogger kawakan dan sepuh, Prof. Sjafri Mangkuprawira, dengan topik blog dan learning society / organization. Hanya saja, beberapa kendala teknis di lapangan membuat saya mengurungkan niat tersebut, dan mengganti topik, masih tentang learning organization, tetapi dari perspektif lain.

Setidaknya blog adalah sebuah media (majalah BusinessWeek menyebutnya social media), bahkan mungkin sebuah sistem besar yang dikenal dengan istilah blogsphere, yang memungkinkan terjadi proses collaborative learning, knowledge sharing, dan yang paling hebat bisa mengubah tacit knowledge di pikiran seseorang menjadi explicit knowledge. Banyak CEO yang sudah mulai nge-blog ria, dan tacit knowledge di dalam pikiran mereka pun akhirnya dapat dipelajari oleh orang lain.

Saya senang ada pihak yang berupaya untuk memikirkan sesuatu yang lebih serius mengenai dunia per-blog-an di Indonesia, seperti Pak Dhe Rovicky dengan model blogsphere system. Tentu saja, tindakan konkrit nyata dalam berbagai bentuk aksi juga tetap perlu dilakukan, dan kita tidak hanya berhenti pada tataran konsep atau desain. But someone has to think about a bigger picture … Banyak kegiatan yang akhirnya gaung manfaatnya tidak terlalu terasa, karena tidak ada grand-design-nya.

Tak terasa setahun sudah Pesta Blogger 2007 berlalu. Apakah tahun 2008 ini akan masih berbentuk pesta, atau memang kita (ya, saya menggunakan kata-kata “kita”) mau mewujudkan blogging for society menjadi suatu bentuk yang lebih konkrit, apapun bentuknya …

Ada beberapa hal konkrit yang bisa dilakukan :

1. Peserta tidak dibatasi hanya para blogger, melainkan juga masyarakat umum yang tertarik, dengan demikian kita berpotensi untuk menambah jumlah blogger, dan juga berpotensi untuk memperbesar interaksi 1 dan 2, bahkan juga mungkin 3 dan 4 sekaligus nanti.

2. Secara aktif mengkaitkan blog dengan media konvensional. Misalnya beberapa teman sudah menulis buku di mana bahan isi buku tadi dimatangkan di blog yang bersangkutan. Juga misalnya dengan membuka blogger’s corner di berbagai media mainstream.

3, Fenomena blogsphere ini mirip dengan fenomena open system, dia akan bergulir terus sesuai perkembangan zaman, tetapi bukan berarti berbagai institusi tidak memiliki kebijakan khusus terhadap open system. Demikian juga dengan blog, rasanya ada norma-norma yang perlu disepakati bersama supaya tidak menjadi perusak di masyarakat.

Kita tentu boleh berpesta, blogging boleh saja hanya sekedar hobby … tapi ini sebuah kekuatan dahsyat sebenarnya … sayang kalau tidak dioptimalkan. Sukses semua untuk para teman-teman blogger !

UPDATE : saya tidak jadi menghadiri acara Pesta Blogger 2008 yang diundur ke tanggal 22 November 2008, karena harus menyelesaikan suatu pekerjaan untuk klien … not my luck anyway .. :(