Setelah menjalani tindakan medis operasi abses perianal serta hemoroid hari sabtu yang lalu (26 Juli) di Royal Progress International Hospital Jakarta oleh dr. Hendry L. Santosa SpB, sekarang saya berada pada masa pemulihan. Karena ada 2 obyek yang dibedah, jadi ada 2 sayatan down there di tubuh saya saat ini.
Setelah operasi dan dalam masa pemulihan ini, ada beberapa lessons learned yang saya peroleh berkaitan dengan tindakan medis operasi atau pembedahan, mulai dari sebelum operasi, sampai masa pemulihan.
1. Pasrahlah kepada Yang Maha Kuasa, bahwa dialah Sang Penentu segala-gala, dan tindakan medis yang dilakukan ini adalah semacam ikhtiar. Percayakanlah (trust) semuanya kepada tim dokter dan perawat (positive thinking) bahwa mereka akan melakukan yang terbaik. Ini akan memberikan ketenangan, terutama saat akan memasuki ruang operasi. Alhamdulillah, saya merasakan ini sebelum dioperasi, bahkan saya jalan sendiri menuju ruang operasi dan naik ke meja operasi sendiri. Dengan pasrah dan positive thinking seperti ini, hubungan pasien dengan dokter serta perawat akan baik, dan saya merasakan bagaimana hubungan baik ini sangat membantu sekali, terutama di masa pemulihan.
2. Menjelang operasi, masalah mental adalah masalah yang paling utama. Biasanya pada saat-saat ini, mental pasien berada pada titik rendah, dan peranan berbagai pihak untuk menguatkan mental ini sangat penting. Sebaiknya dokter pun melakukan penguatan mental ini dengan cara-cara yang sangat simpatik. Saya merasakan sendiri bagaimana para dokter dengan ramah dan simpatik mengajak saya bicara untuk mempersiapkan diri secara mental. Juga isteri saya yang selalu stay di samping saya, memberikan kekuatan mental yang luar biasa. Jika mental tidak kuat alias stress, maka dampak fisiknya adalah tekanan darah meninggi dan ini jelas tidak bagus untuk operasi yang akan dilakukan.
3. Salah satu yang penting dalam penguatan mental adalah melepaskan diri dari berbagai pikiran yang ada saat itu, misalnya pekerjaan, biaya rumah sakit, serta masalah lainnya. Diharapkan pasien memang hanya fokus kepada upaya penyembuhan dirinya. Jika ini dilakukan, bisa mempercepat proses penyembuhan. Ini memang agak sulit. Bagaimana jika seandainya si pasien masih dibelenggu oleh berbagai masalah hidup, tentu tidak mudah buat dia untuk fokus. Saya bersyukur bahwa saya tidak memiliki pikiran yang berarti, sehingga bisa fokus ke upaya operasi dan penyembuhan.
4. Patuhi menu rumah sakit dan harus makan. Unit gizi di rumah sakit pasti sudah mempelajari bagaimana takaran dan jenis makan yang kita perlukan selama proses perawatan. Ini yang agak sulit buat saya. Royal Progress adalah rumah sakit dengan menu vegetarian. Nah, bayangkan apa yang terjadi kepada orang asli Padang seperti saya diberi menu vegetarian … tetapi ya, tetap harus dimakan.
5. Istirahat yang cukup serta patuhi semua program yang harus dilakukan setelah operasi, misalnya kalau perlu bergerak, ya bergerak, saat istirahat ya istirahat. Untuk mengisi kebosanan jangan lupa bahwa buku, majalah, atau apa yang biasa dipakai untuk mengusir rasa bosan. Nah, kalau rumah sakitnya punya fasilitas wifi atau internet, wah bisa browsing atau blogging deh …
6. Terakhir, jangan manja, karena prinsipnya penyakit harus dilawan …

strategy | organization | HRD 



selamat buat Pak Riri yang sudah berhasil melewati masa operasi dengan sukses…. Kita (ex-bimbingan) juga ada buat Pak Riri kok, hehehe….
Wah, masa recovery nya berapa lama pak? Kalo sebulan, bisa buat buku lagi deh pak…..
Wish me luck with my new activity…
Regards,
HC
—————————-
Henry, terima kasih … he he he … namanya mirip sama dokter yang mengoperasi saya … masa recovery diperkirakan 1 minggu sampai 10 hari … eh, ada apa dengan ex-bimbingan ?
Mudah2an senin sudah oke, kita kan punya agenda seminar tuh di Dep Agama .. well, thank you HC, and good luck untuk kegiatan yang baru …
Mudah2an cepat pemulihannya, tobat dulu Pak dari makanan yang enak2 hehehe..Cepat sembuh Pak..
———————-
Mbak Elsy … terima kasih banyak .. iya nih, pola makan sudah harus diperbaiki …
selama masa pemulihan jangan nakal2 ya pak! (nakal maksudnya tidak mematuhi nasehat dokter, hehehe)
cepat sembuh ya pak
————————
Terima kasih Catra sudah berkunjung ke sini … salam sukses selalu yo studinyo di Bandung …
Rumah sakit yang mengoperasi Pa Riri, perlu kita bedah juga ngak ???
wish u get well soon, Sir..
———————–
Ha ha ha .. Mr Sofian … iya yah, kita ini spesialis “membedah manajemen rumah sakit” ya .. siapa tahu kapan2 rumah sakit ini menjadi klien kita … he he he .. but I have to say bahwa pelayanan Royal Progress ini standarnya tinggi … service culture benar2 diterapkan dengan baik di semua lini … well, terima kasih …
Salam kenal Pak, selamat udah melalui proses operasi, lesson learned yang sangat bermanfaat, rumah sakitnya juga dapat penilaian apik dari bpk, berarti gak perlu dibedah he..he… Wass
————————–
Halo Dunsanak Deddy, tarimo kasih atas kunjungannyo, yup, alam takambang jadi guru, dan kita belajar dari setiap pengalaman hidup. Jadi pepatah minang itu sebenarnya adalah kita selalu dituntut membuat lessons learned dalam setiap kehidupan … terima kasih, wassalam.
Semoga cepat pulih Pak, september dah mulai perkuliahan. Banyak makan buah dan serat… halah udah kaya dokter ajah… hehe
——————-
Terima kasih Mas Wibi … sekarang sudah jauh baikan rasanya …
Semoga cepat pulih Pak Riri, dan semoga bisa segera menulis lagi untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Terima kasih.
——————
Terima kasih Mbak Yulis … sekarang sudah jauh baikan rasanya …
Meski di ranjang Rumah Sakit, Pak Riri senyumnya masih khas ya. He.. he…
Selamat buat Pak Riri telah berhasil melewati proses operasi.
Semoga cepat sembuh biar bisa berbagi ilmu lagi.
———————
Terima kasih banyak Mbak Nyiur … mudah-mudahan bisa segera nulis untuk tabloid Outlet lagi …
bung riri……senang dengar kabar operasinya berjalan mulus….bicara operasi mengingatkan operasi jantung saya desember 2002 lalu….saya pun terus membuat buku kecil “Jantungku Harapanku”……sebagai lesson learned….. btw huebatnya setelah operasi pun masih sempat berblog ria ke ronawajah….get well soon riri…..proposalnya tuh……but just take a good rest ….ya….
———————-
Pak Sjafri, terima kasih banyak … mengenai lessons learned itu, rasanya baik untuk dituliskan Pak, supaya bisa dibaca orang lain yang mengalami hal yang sama dengan kita … ya kan Pak ?
Mengenai blogging .. he he he .. habis, setiap hari saya kerjanya tidur melulu Pak, duduk sudah jelas gak bisa lama-lama … kepala diajak mikir masih belum bisa karena badan masih belum fit … akibatnya, ya untuk mengusir kejenuhan, blogging aja sambil tiduran …
Iya Pak, begitu sudah pulih, saya segera ngebut lagi disertasinya Pak … terima kasih banyak Pak Sjafri ..
[…] ini genap seminggu saya menjalani masa penyembuhan setelah menjalani tindakan medis operasi bases perianal dan hemoroid hari Sabtu 26 Juli yang lalu. Saya melakukan pemeriksaan di klinik proktologi milik dr. Hendry L. Santosa SpB. di daerah Tebet, […]
[…] empat adalah “MENJALANI OPERASI“, yang merupakan catatan saya setelah menjalani operasi abses perianal dan hemeroid akhir […]
Pak Riri, saya boleh minta alamat klinik/dokternya pak?, sepertinya saya juga pasrah untuk diperasi nih dalam waktu dekat ini…
thx pak
————————
Mas Alfian, alamat dr. Hendry L. Santosa, SpB, ada di klinik praktologi ini, terima kasih, semoga sukses operasinya …
Komentar dan Diskusi