Masih dalam rangka Asia HRD Congress 2008, tadi siang saya berkesempatan ketemu dengan sosok yang pernah menjadi CEO handal di Indonesia, yaitu Pak Robby Djohan. Beliau yang membesarkan Bank Niaga dari bank kecil menjadi besar, lalu “menyelamatkan” Garuda Indonesia dari kebankrutan, serta arsitek mega merger Bank Mandiri sehingga tidak hanya terselamatkan dari krisis, melainkan juga berkembang menjadi besar.

Satu hal yang saya kagum sama beliau adalah, di masa pensiunnya, beliau lebih banyak melakukan proses pencerdasan anak bangsa, terutama di bidang manajemen dan bisnis. Di samping aktif menulis buku, beliau juga mengajar di kelas pascasarjana manajemen di Universitas Indonesia. Setahu saya, ada 3 buku yang sudah beliau tulis, yaitu (1) The Art of Turn Around, berisikan pengalaman beliau dan lessons learned sewaktu membesarkan Bank Niaga sampai melakukan transformasi di Garuda Indonesia, serta sepintas kisah di mega merger Bank Mandiri, (2) Leading in Crisis, berisikan pengalaman beliau dan lessons learned sewaktu melakukan mega merger Bank Mandiri, serta (3) Lead to Togetherness, yang isinya rada-rada holistik dan filosofis tentang kekuatan modal sosial untuk pembangunan, kunggulan, dan kesejahteraan bersama. Nah, khusus untuk dua buku terakhir, saya dapat tanda tangan pak Robby langsung …

Di mata saya, Pak Robby itu ibarat petarung kungfu sejati, yang selalu memenangkan pertarungan, apabila sudah sampai waktunya, dia akan minggir dari gelanggang, dan menyiapkan petarung-petarung masa depan. Tetaplah menulis dan berbagi ilmu Pak Robby ….