(Komentar saya mengenai Hotel Santika, dimuat pada majalah SWA Februari 2010, selengkapnya bisa dibaca di sini). Terima kasih untuk Mbak Herning Banirestu dari SWA yang telah menuliskan komentar saya ini.
Riri Satria, pemerhati bidang manajemen bisnis, menandai tiap perusahaan hebat selalu memiliki filosofi dasar dalam pengembangan SDM. Ada satu sistem nilai yang menjadi roh manajemen SDM-nya. GS (Grup Santika) pun demikian. “Mereka menyisihkan banyak effort dalam pengembangan SDM dan ingin menjadikan orang-orangnya terbaik di bidangnya,” katanya.
Riri yakin walau Hotel Santika punya bisnis yang berbeda dari KKG (media), filosofi pengembangan SDM tetap sama. “Mereka pasti diilhami filosofi pengembangan SDM induknya,” imbuh pria yang sedang menyelesaikan doktor di Institut Pertanian Bogor itu. Karenanya, tidak mengherankan bagi Riri, Hotel Santika mampu mengembangkan SDM-nya dengan baik.
Lebih lanjut, Riri melihat GS merupakan perpaduan yang kuat antara hotel university, hotel management dan hotel multisegment. “Mereka menghadapi berbagai tantangan dengan multisegmen. Karena targetnya yang multisegmen itu, bebannya dalam mengembangkan kompetensi SDM pun lebih berat daripada mereka yang hanya mengembangkan satu segmen saja,” katanya. Dia memercayai, bila GS berhasil mengembangkan multisegment, mereka akan boom. “Namun, untuk itu harus kuat di bidang sistem dan SDM. Dibutuhkan keselarasan.”
Sebulan ini belakangan ini memang terasa agak istimewa. Mengapa? Saya sering ngumpul dengan teman-teman sesama alumni SMA 2 Padang angkatan 1988. Acaranya tanpa perencanaan serius, lebih banyak spontanitas saja. Ada yang rame-rame, ada juga yang hanya janjian beberapa gelintir orang. Tetapi yang spontan itu lebih sering berlangsung dengan sukses, ketimbang yang direncanakan. Beberapa dari acara ngumpul reuni ini memang didedikasikan untuk sahabat yang sekarang bermukin di Oregon AS sana, Retna Ariastuti, yang pulang sejenak ke Indonesia selama sebulan … well, these are some of the reunion gatherings ..

Sate Danguang-danguang, Pondok - Padang, 6 Feb 2010.
Read the rest of this entry »
Tadi sore saya mendapatkan kesempatan untuk sharing pengalaman mengenai fun teaching and learning untuk para dosen Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur. Pada kesempatan itu, saya mencoba sharing mengenai cara saya mengajar di kelas, dan juga dikombinasikan dengan beberapa teori yang relevan. Saya memulai sharing dengan mengungkapkan motivasi orang untuk belajar, yaitu external pressure dan internal pressure, lalu sampai ke gaya belajar, dan seterusnya lantas apa yang harus dilakukan dosen di depan kelas.
Sayang sekali, waktunya sangat singkat, padahal saya masih ingin sharing banyak hal dengan kolega-kolega dosen di sana, dan pasti juga banyak pengalaman menarik dari mereka yang bisa saya pelajari. Terima kasih kawan-kawan di Budi Luhur … nice to share with you all !



